Alasan mengapa harus mengikuti Liga Primer Inggris

1-liga-primer-inggris

Bayangkan anda duduk di dalam sebuah stadion dikelilingi oleh nyanyian, sorak sorai, dan gemuruh penonton. Bola dimainkan kepada penyerang bintang. Ketika dia mau melesatkan tendangan anda bias mendengar suara yang luar biasa dari 50 ribu fans menahan nafasnya sambil berharap. Dalam hitungan detik tersebut ketika bola menuju ke gawang tidak sedikit pun suara terdengar. Yang dating selanjutkan adalah napas lega ketika bola melebar, perasaan yang luar biasa ketika bola masuk, perasaan lega ketika bola melenceng, atau sakit hati, adrenalin diisi oleh kesenangan luar biasa karena tim anda menceatk gol.

Inilah yang membuat sepak bola begitu menarik, dan khsusunya dalam Liga Primer Inggris. Setiap momen bias membawa emosi luar biasa dari frustrasi, marah, kecewaan, dan suka cita. Selalu ada kesempatan sesuatu terjadi; sebuah permainan yang akan mengubah arah pertandingan dan bahkan perubahan jalur sepanjang musim. Ketika anda seorang fans dari Liga Primer Inggris, selalu ada sesuatu yang pantas disaksikan.

Setiap pertandingan peneting. Pada akhirnya, setiap pertandingan lebih dari sekedar pertandingan tunggal saja. Dengan jam yang bergerak maju, selalu ada kesempatan sesuatu terjadi hingga akhir wakti. Dengan penambahan injury time, bahkan jumlah menit yang akan berakhir tidak diketahui. Skrip bias ditulis dan harapan bisa dipasangkan, tetapi anda tidak pernah tahu apa yang benar-benar akan terjadi hingga pluit panjang berbunyi.

Liga Primer Inggris terdiri dari 20 tim, semuanya punya sejarah yang kaya dan gaya bermain sendiri. Dalam Liga Primer anda bisa memilih gaya permainan apa pun dan menemukan tim yang punya keunggulan gaya bermain. Serangan balik, umpan satu dua, permainan sayap, penguasaan bola dan kendali tempo, kerja keras, hadangan keras, dan lainnya.

Liga Primer tidak dikenal karena satu gaya permainan saja, tetapi anda bisa selalu menantikan aksi dan juga kesenangan dalam banyak penampilan. Kebanyakan permainan dimainkan dengan tempo cepat. Tidak ada iklan, tidak ada time out, tidak ada jam mundur. Rata-rata per musim lebih dari 1000 gol tercetak dalam 380 permainan. Jangan pernah terkejut untuk melihat angka ini naik dari tahun ke tahunnya.

Pertandingan terbesar sepanjang sejarah

1-arsenal-united-greatest-football-match

Saya bisa bilang jika pertandingan sepak bola terbesar yang pernah ada adalah ulangan semi final FA Cup antara Arsenal dan Man United di Villa Park di musim 1999. Inilah di mana Man United meraih gelar treble, ketika berhasil mengamankan gelar Liga Primer, FA Cup dan Liga Champions.

United mencuri keunggulan lewat tendangan melengkung dengan jarak 25 yard dari David Beckham yang berhasil melayang ke pojok kiri atas dari gawang David Seamen. Awal yang sempurna bagi United. David Beckham, entah ya atau tidak, sangat berbakat dengan kaki kanannya, dan punya kemampuan untuk menghasilkan lengkungan bola yang luar biasa.

Skor tetap 1-0 hingga pertengahan babak kedua ketika Denis Bergkamp, berhasil memotong dari sisi kiri dan melesatkan tembakan. Sebuah usaha yang lemah, tetapi tendangannya memantul Jaap Stam dan berhasil masuk ke gawang, membuat kiper Peter Schmeichel hanya diam terpaku. Momentum judi bola berubah.

Dan semua berubah ketika Roy Keane, kapten United, dikeluarkan wasit karena pelanggaran keras terhadap Marc Overmars. Nampaknya keberuntungan United habis. Mereka masih tertahan hasil imbang.

Tetapi tahan, di menit 90, dengan pertandingan yang ada di ambang babak tambahan waktu, Arsenal mendapatkan hadiah penalti ketika Phil Neville menjatuhkan Ray Parlour dalam kotak penalti. Bergkamp mengambil eksekusi, dan kali ini Schmeichel, penjaga gawang Denmark, jadi juaranya dengan menebak arah bola tepat di arah kanannya. United mendapatkan tambahan waktu. Melakukan penyelamatan penalti adalah salah satu yang paling sulit dilakukan dalam sepak bola. Memerlukan tebakan yang tepat, membaca tujuan dan gerakan musuh sebelum tembakan dilesatkan hanya dalam hitungan detik.

Arsenal, meski tidak kecewa, terus membombardir pertahanan United, dengan Bergkam yang terus mendapatkan peluang. Lalu tibalah babak kedua, momen menentukan.

Ryan Giggs, penyihir Wales, merebut bola hilang dari Patrcik Viera dari tengah lapangan. Dia kemudian terus merangsek dan melakukan solo run, yang membuatnya menari-nari dan mengacak-ngacak pertahanan Arsenal, sebelum melesatkan tembakan keras ke atap gawang dari jarak 6 yard.

Dengan gol itu, United bertahan hinggal pluit panjang, mengakhiri sebuah pertandingan bola terbesar yang pernah ada.